Random Topic #3

HAPPINESS

= ?

Menurut kalian kebahagiaan—atau yang dalam bahasa inggris ‘Happiness’—itu apa, sih?

Untuk per hari itu pasti ada, ‘kan, kebahagian yang ‘menyempil’, secara kita sadar atau tidak, dalam hati kita? Pasti lah. Kebahagiaan itu bukan berarti ‘hidup senang, tenteram dan damai’, tapi juga bisa dikatakan sebagai ketidak senangan dalam hidup kita juga.

Misalnya?

Yah, banyak. Untuk hari ini misalnya. Tadi pagi, waktu baru buka komputer, dan nengok wordpress sebentar, ada notif dari kasari (seoulovely) yang bilang, “Zyan! Cek IFK gih. Pengumumannya udah keluar ^^ Selamat yaaaa,” dan itu bikin aku deg-degan. Kenapa? Karena di luar kenyataan bahwa nama aku sudah pasti ada di page pengumumannya—diindikasikan dengan kata ‘selamat’ yang nyempil dari kasari—apakah aku jadi pemenangnya? Berdasarkan teknis event ini, akan dipilih beberapa scriptwriter (julukan untuk author di IFK) terbaik dari tiga kategori; dongeng, mitos, dan legenda, yang nantinya berhak untuk menerima atau menolak undangan menjadi salah satu scriptwriter tetap. Selain scriptwriter terbaik, akan dipilih pula pemenang dari tiga kategori tersebut, yang nantinya berhak mendapat album, juga menjadi sriptwriter.

Karena ada dua kemungkinan (pemenang atau scriptwriter favorit), tensinya pasti lebih besar lah. Dan setelah kucek, menjadi scriptwriter favorit aja udah makasih banget buat jurinya. (Untuk yang belum pernah baca, sekedar info aja, ini yang aku ikutin buat event tersebut). Belakangan, setelah line aku diinvite ke grup mereka, terlihat data pembagian juri. Untuk yang jadi juri kategori dongeng—lais (jojujinjin), kanes (gurlzbeat), kanenni (litemints), kalia (liakyu), dan lainnya—THANKS A BUNCH LAH BUAT KALIAN. Aku udah gangerti kalo tanpa kalian semua, fic aku mungkin cuman jadi onggokan spam di email nya IFK.

Selain itu, mungkin kebahagiaan juga bisa jadi kaya yang baru dialami sebuah trio—Yoo Heeyeol, Lee Juck dan  Yoon Sang—yang bersama-sama pergi ke Machu Picchu dalam acara ‘Friends Over Flower’. Bukan—mereka enggak naik pesawat, trus ganti bus dan langsung meluncur ke Machu Picchu-nya. Tapi mereka cuman ditinggal di pusat Peru, dikasih uang saku buat backpack-trip mereka untuk sampe ke Machu Picchu.

Dan sampenya di Machu Picchu, mereka baru nyadar. Meskipun acara ini susah, meletihkan, dan sebagainya, mereka kembali ke masa muda mereka. Mereka ke Nazca, Huacachina, Salinera, dan lainnya yang itu tuh seru banget. Tapi di luar itu mereka bahagia. And for note, aku merasa ikut bahagia banget untuk mereka—padahal cuman nonton. Dan pada titik puncak mereka, sesuatu terjadi yang dikarenakan keberuntungan mereka habis buat satu perjalanan itu.

Machu Picchu-nya berkabut tebal banget.

Padahal point mereka mengunjungi situs yang termasuk tujuh keajaiban dunia itu ya untuk ngeliat Machu Picchu-nya. Tapi, setelah beberapa jam menunggu, akhirnya kabutnya itu pergi. Ketiup angin, dan lenyap begitu aja. Dan setelah mereka duduk di tebing, ngeliat Machu Picchu dengan matahari cerah, burung berkicauan, ditambah llama yang berkeliaran dimana-mana itu, udah—

—surga dunia banget. Liat deh, episode finale-nya kalo ga salah. Itu bahagia banget sampe Lee Juck nangis, Heeyeol gabisa ngomong apa-apa, juga Sang diem aja. Itu, yang namanya perasaan bahagia bisa ya sampe segitunya.

Sekian lah buat Random Topic kali ini~ Run for your very own happiness, yo

Zyan

Advertisements

Say!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s